hargaemas

Unlock Financial Freedom: Diversifikasi Emas for a Brighter Future!

Dalam dunia investasi, risiko adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari. Nilai aset bisa naik dan turun akibat perubahan ekonomi, kebijakan pemerintah, atau fluktuasi pasar global. Oleh karena itu, salah satu strategi terbaik untuk melindungi nilai aset dan menjaga stabilitas keuangan adalah dengan diversifikasi portofolio.

Diversifikasi adalah prinsip dasar dalam investasi yang mengajarkan kita untuk tidak menaruh seluruh dana dalam satu jenis aset saja. Dengan menyebarkan investasi ke berbagai instrumen, potensi risiko dapat diminimalkan tanpa harus mengorbankan peluang keuntungan.

Salah satu aset yang sering digunakan dalam diversifikasi adalah emas. Sebagai instrumen yang memiliki nilai stabil dalam jangka panjang, emas berfungsi sebagai pelindung nilai dan sering digunakan untuk menyeimbangkan portofolio. Bagaimana cara menggabungkan emas dengan investasi lain agar menghasilkan portofolio yang optimal? Simak pembahasannya di artikel ini!


Apa Itu Diversifikasi Portofolio?

Diversifikasi portofolio adalah strategi investasi yang bertujuan untuk menyebarkan dana ke berbagai aset guna mengurangi risiko dan meningkatkan potensi keuntungan.

Manfaat Diversifikasi

  • Mengurangi Risiko – Jika satu aset mengalami penurunan nilai, aset lainnya dapat menutupi kerugian tersebut.
  • Menjaga Stabilitas Keuangan – Kombinasi aset yang tepat membantu menghadapi gejolak pasar dengan lebih tenang.
  • Mengoptimalkan Keuntungan – Dengan portofolio yang beragam, peluang mendapatkan return yang lebih baik bisa meningkat.

Mengapa Emas Penting dalam Diversifikasi?

Emas telah lama dianggap sebagai aset yang memiliki nilai lindung terhadap inflasi dan ketidakstabilan ekonomi. Keunggulannya dalam menjaga nilai membuatnya menjadi instrumen yang cocok untuk melengkapi investasi lainnya.

Emas Sebagai Safe Haven

Saat kondisi ekonomi tidak menentu atau pasar saham mengalami penurunan drastis, harga emas cenderung stabil atau bahkan meningkat. Hal ini menjadikannya pilihan utama untuk melindungi nilai kekayaan.

Tidak Terpengaruh Inflasi

Berbeda dengan mata uang yang dapat mengalami depresiasi, emas memiliki daya beli yang cenderung tetap dalam jangka panjang.

Mudah Dicairkan

Emas memiliki tingkat likuiditas tinggi dan dapat diperjualbelikan kapan saja sesuai kebutuhan.


Strategi Menggabungkan Emas dengan Investasi Lain

Agar portofolio investasi lebih seimbang, emas sebaiknya dikombinasikan dengan berbagai jenis aset lainnya. Berikut beberapa strategi yang dapat diterapkan:

Kombinasi Emas dan Saham

  • Keunggulan Saham: Berpotensi memberikan return lebih tinggi dalam jangka panjang.
  • Risiko Saham: Fluktuatif dan rentan terhadap kondisi ekonomi global.
  • Strategi: Mengalokasikan sekitar 20-30% investasi dalam bentuk emas dapat membantu mengurangi risiko saat pasar saham mengalami koreksi.

Kombinasi Emas dan Obligasi

  • Keunggulan Obligasi: Memberikan pendapatan tetap melalui bunga atau kupon.
  • Risiko Obligasi: Nilainya bisa turun ketika suku bunga meningkat.
  • Strategi: Menggunakan emas sebagai pelindung nilai saat suku bunga tidak stabil dapat membantu menjaga keseimbangan portofolio.

Berapa Persentase Ideal Emas dalam Portofolio?

Setiap investor memiliki profil risiko yang berbeda, sehingga persentase alokasi emas dalam portofolio bisa disesuaikan berdasarkan kebutuhan:

  • Investor Konservatif (Minim Risiko) → 25-30% emas, sisanya obligasi dan deposito.
  • Investor Moderat (Seimbang) → 15-20% emas, sisanya saham, obligasi, dan properti.
  • Investor Agresif (High Risk, High Return) → 5-10% emas, lebih banyak dialokasikan ke saham dan aset digital.

Jika tujuan utama adalah melindungi nilai aset dari inflasi, meningkatkan porsi emas dalam portofolio bisa menjadi pilihan yang bijak.


5. Cara Praktis Menabung Emas dalam Portofolio

Bagi yang ingin mulai mengintegrasikan emas ke dalam portofolio investasi, berikut beberapa opsi yang dapat dipertimbangkan:

Membeli Emas Fisik

  • Cocok untuk investasi jangka panjang.
  • Bisa berupa emas batangan atau perhiasan.
  • Perlu tempat penyimpanan yang aman dan biaya tambahan untuk penyimpanan.

Menabung Emas Fisik di MetalGO

Keuntungan

  • Bisa dimulai dengan nominal kecil.
  • Tidak perlu menyimpan emas fisik secara langsung.
  • Bisa dicetak menjadi emas fisik jika diperlukan.

Mau menabung emas dengan mudah dan aman? Gunakan aplikasi MetalGO! Dengan MetalGO, kamu bisa mulai menabung emas fisik secara digital kapan saja dan di mana saja, tanpa perlu repot menyimpan emas fisiknya.

Download MetalGO sekarang dan mulailah perjalanan tabungan emasmu dengan aman dan terpercaya!

Unduh MetalGO di sini!

Baca juga :

Ini Cara yang Pas untuk Diversifikasi Investasi Emas

Unlock Financial Freedom: Diversifikasi Emas for a Brighter Future! Read More »

Uncategorized
Ilustrasi strategi diversifikasi emas untuk melindungi aset investasi.

Strategi Diversifikasi Portofolio: Menggabungkan Emas Dengan Investasi Lain

Dalam dunia investasi, risiko adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari. Nilai aset bisa naik dan turun akibat perubahan ekonomi, kebijakan pemerintah, atau fluktuasi pasar global. Oleh karena itu, salah satu strategi terbaik untuk melindungi nilai aset dan menjaga stabilitas keuangan adalah dengan diversifikasi portofolio.

Diversifikasi adalah prinsip dasar dalam investasi yang mengajarkan kita untuk tidak menaruh seluruh dana dalam satu jenis aset saja. Dengan menyebarkan investasi ke berbagai instrumen, potensi risiko dapat diminimalkan tanpa harus mengorbankan peluang keuntungan.

Salah satu aset yang sering digunakan dalam diversifikasi adalah emas. Sebagai instrumen yang memiliki nilai stabil dalam jangka panjang, emas berfungsi sebagai pelindung nilai dan sering digunakan untuk menyeimbangkan portofolio. Bagaimana cara menggabungkan emas dengan investasi lain agar menghasilkan portofolio yang optimal? Simak pembahasannya di artikel ini!


Apa Itu Diversifikasi Portofolio?

Diversifikasi portofolio adalah strategi investasi yang bertujuan untuk menyebarkan dana ke berbagai aset guna mengurangi risiko dan meningkatkan potensi keuntungan.

Manfaat Diversifikasi

  • Mengurangi Risiko – Jika satu aset mengalami penurunan nilai, aset lainnya dapat menutupi kerugian tersebut.
  • Menjaga Stabilitas Keuangan – Kombinasi aset yang tepat membantu menghadapi gejolak pasar dengan lebih tenang.
  • Mengoptimalkan Keuntungan – Dengan portofolio yang beragam, peluang mendapatkan return yang lebih baik bisa meningkat.

Mengapa Emas Penting dalam Diversifikasi?

Emas telah lama dianggap sebagai aset yang memiliki nilai lindung terhadap inflasi dan ketidakstabilan ekonomi. Keunggulannya dalam menjaga nilai membuatnya menjadi instrumen yang cocok untuk melengkapi investasi lainnya.

Emas Sebagai Safe Haven

Saat kondisi ekonomi tidak menentu atau pasar saham mengalami penurunan drastis, harga emas cenderung stabil atau bahkan meningkat. Hal ini menjadikannya pilihan utama untuk melindungi nilai kekayaan.

Tidak Terpengaruh Inflasi

Berbeda dengan mata uang yang dapat mengalami depresiasi, emas memiliki daya beli yang cenderung tetap dalam jangka panjang.

Mudah Dicairkan

Emas memiliki tingkat likuiditas tinggi dan dapat diperjualbelikan kapan saja sesuai kebutuhan.


Strategi Menggabungkan Emas dengan Investasi Lain

Agar portofolio investasi lebih seimbang, emas sebaiknya dikombinasikan dengan berbagai jenis aset lainnya. Berikut beberapa strategi yang dapat diterapkan:

Kombinasi Emas dan Saham

  • Keunggulan Saham: Berpotensi memberikan return lebih tinggi dalam jangka panjang.
  • Risiko Saham: Fluktuatif dan rentan terhadap kondisi ekonomi global.
  • Strategi: Mengalokasikan sekitar 20-30% investasi dalam bentuk emas dapat membantu mengurangi risiko saat pasar saham mengalami koreksi.

Kombinasi Emas dan Obligasi

  • Keunggulan Obligasi: Memberikan pendapatan tetap melalui bunga atau kupon.
  • Risiko Obligasi: Nilainya bisa turun ketika suku bunga meningkat.
  • Strategi: Menggunakan emas sebagai pelindung nilai saat suku bunga tidak stabil dapat membantu menjaga keseimbangan portofolio.

Berapa Persentase Ideal Emas dalam Portofolio?

Setiap investor memiliki profil risiko yang berbeda, sehingga persentase alokasi emas dalam portofolio bisa disesuaikan berdasarkan kebutuhan:

  • Investor Konservatif (Minim Risiko) → 25-30% emas, sisanya obligasi dan deposito.
  • Investor Moderat (Seimbang) → 15-20% emas, sisanya saham, obligasi, dan properti.
  • Investor Agresif (High Risk, High Return) → 5-10% emas, lebih banyak dialokasikan ke saham dan aset digital.

Jika tujuan utama adalah melindungi nilai aset dari inflasi, meningkatkan porsi emas dalam portofolio bisa menjadi pilihan yang bijak.


5. Cara Praktis Menabung Emas dalam Portofolio

Bagi yang ingin mulai mengintegrasikan emas ke dalam portofolio investasi, berikut beberapa opsi yang dapat dipertimbangkan:

Membeli Emas Fisik

  • Cocok untuk investasi jangka panjang.
  • Bisa berupa emas batangan atau perhiasan.
  • Perlu tempat penyimpanan yang aman dan biaya tambahan untuk penyimpanan.

Menabung Emas Fisik di MetalGO

Keuntungan

  • Bisa dimulai dengan nominal kecil.
  • Tidak perlu menyimpan emas fisik secara langsung.
  • Bisa dicetak menjadi emas fisik jika diperlukan.

Mau menabung emas dengan mudah dan aman? Gunakan aplikasi MetalGO! Dengan MetalGO, kamu bisa mulai menabung emas fisik secara digital kapan saja dan di mana saja, tanpa perlu repot menyimpan emas fisiknya.

Download MetalGO sekarang dan mulailah perjalanan tabungan emasmu dengan aman dan terpercaya!

Unduh MetalGO di sini!

Baca juga :

Ini Cara yang Pas untuk Diversifikasi Investasi Emas

Strategi Diversifikasi Portofolio: Menggabungkan Emas Dengan Investasi Lain Read More »

Uncategorized

Menunggu Pidato Chairman The Fed, Mau Dibawa Kemana Harga Emas?

Jakarta, MetalNews Digital – Membuka perdagangan bulan Desember harga emas dunia masih anjlok. Penurunan harga emas dunia tidak lain karena dampak kenaikan dolar AS pasca terpilihnya Donald Trump, kemenangan ini membawa greenback yang lebih kuat. Pelemahan harga emas yang juga terjadi pada minggu lalu didorong oleh berkurangnya minat terhadap aset safe haven yang menyusul kesepakatan gencatan senjata pada minggu ini yang ditengahi oleh AS antara Israel dan Hizbullah. Berdasarkan notulen FOMC bulan lalu, Chairman Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell akan berpidato pada Kamis (5/12/2024) pukul 01.45 WIB. Pidato ini sangat ditunggu-tunggu, saat ini para investor sedang menunggu sinyal mengenai arah kebijakan suku bunga The Fed.

Dilansir dalam CNBC Indonesia, dalam notulen dari pertemuan Federal Open Market (FOMC) pada bulan November, pejabat The Fed menyampaikan bahwa inflasi saat ini sedang lambat dan pasar tenaga kerja tetap kuat. Hal ini memungkinkan adanya pemotongan suku bunga lebih lanjut meskipun dilakukan secara bertahap. Dalam keterangan tersebut disampaikan bahwa para pejabat merasa nyaman dengan lajunya inflasi yang masih berada di atas target 2% yang ditetapkan oleh The Fed. “Dalam membahas prospek kebijakan moneter, peserta memperkirakan bahwa jika data sesuai dengan harapan, dengan inflasi yang terus menurun secara berkelanjutan menuju 2% dan ekonomi tetap berada dekat dengan kondisi pekerjaan maksimum, maka kemungkinan besar akan tepat untuk bergerak secara bertahap menuju kebijakan yang lebih netral dari waktu ke waktu,” dikutip dari notulen FOMC bulan lalu.

Pelemahan harga emas dunia yang masih terjadi sampai dengan perdagangan hari ini, membawa harga fisik emas JFXGOLD X menduduki posisi US$ 2.641.85 per troy ounce atau Rp. 1.352.594 per gram. Jika dibandingkan dengan harga pada perdagangan minggu lalu tepatnya hari Jumat (29/11/2024) harga pada perdagangan hari ini mengalami pelemahan sebanyak 1,38% per troy ounce. Meskipun demikian jika ditarik kebelakang, pergerakan harga fisik emas JFXGOLD X selama lebih dari 11 bulan ini telah berhasil mengalami kenaikan sebanyak 30%, tentunya kenaikan ini tidaklah sedikit.

Rincian harga fisik emas JFXGOLD X 2 Desember 2024 :

  • 0,01 gram : Rp. 13.540
  • 0,05 gram : Rp. 67.693
  • 1 gram : Rp. 1.353.713
  • 2 gram : Rp. 2.707.426
  • 3 gram : Rp. 4.061.140
  • 4 gram : Rp. 5.414.853
  • 5 gram : Rp. 6.767.767
  • 10 gram : Rp. 13.537.134
  • 50 gram : Rp. 67.685.670
  • 100 gram : Rp. 135.355.350

Simak informasi lainnya hanya di MetalNews.

Menunggu Pidato Chairman The Fed, Mau Dibawa Kemana Harga Emas? Read More »

Uncategorized

Apakah Fisik Emas JFXGOLD X Berada dalam Zona Bearish?

Jakarta, MetalNews Digital – Sebagai emas yang transaksinya menggunakan harga pasar dunia, fisik emas JFXGOLD X saat ini masih menjadi emas dengan harga terendah. Pada bulan November sendiri fisik emas JFXGOLD X sudah mengalami penurunan dan peningkatan yang cukup sering, dalam hitungan hari saja fisik emas JFXGOLD X berhasil mengalami kenaikan sebanyak 2,10% per troy ounce, meskipun begitu harga nya kembali turun pada perdagangan selanjutnya. Misalnya saja perdagangan hari ini Kamis (28/11/2024) harga nya menempati posisi US$ 2.641,9 per troy ounce atau Rp. 1.352.913 per gram. Harga tersebut telah mengalami pelemahan sebesar 1,6% per troy ounce sejak harga tertinggi terakhirnya pada perdagangan di hari Senin (25/11/2024).

Melansir dari Bloombergtechnoz.com, secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas belum bisa keluar dari zona bearish atau kondisi di mana harga nya mengalami penurunan. Dilihat dari Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 46,41 yang menandakan bahwa RSI di bawah 50 menandakan suatu aset sedang berada di dalam posisi bearish. Update data ekonomi terbaru di Amerika Serikat (AS) menjadi pemberat bagi laju harga emas. Tadi malam waktu Indonesia, US Bureau of Economic Analysis merilis data belanja konsumen (personal spending) di Amerika Serikat (AS) periode Oktober. “Kami melihat koreksi harga emas terjadi sebagian karena pertumbuhan personal spending. Jika konsumen masih kuat, meski berhadapan dengan inflasi, maka ada ketahanan di sana,” kata Phillip Streible, Chief Market Strategist di Blue Line Futures, sebagaimana dikutip dari Bloomberg News. Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) ragu untuk menurunkan suku bunga acuannya secara agresif. Padahal emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas akan lebih menguntungkan saat suku bunga turun, karena ikut menurunkan opportunity cost, lanjut Steible.

Pelemahan harga emas juga terjadi karena munculnya kabar yang menyebutkan Israel-Hezbullah yang sudah semakin dekat dengan kesepakatan gencatan senjata. Dilansir dari CNBC Indonesia, pelemahan harga emas juga dipicu oleh aksi profit taking dimana ada kelelahan pembelian pasca-reli di pekan lalu. Adanya indeks dolar AS yang juga sempat terbang ke level tertinggi selama dua tahun ini semakin membebani emas. “Laporan yang menyebutkan bahwa Israel dan Lebanon telah menyepakati syarat-syarat perjanjian untuk mengakhiri konflik Israel-Hezbollah semakin menurunkan harga emas.” Tutur Daniel Ghali, analis komoditas di TD Securities, kepada Reuters.

Pelemahan harga emas yang terjadi saat ini tidak serta merta memberikan tren negatif pada perdagangannya, tetapi adanya pelemahan harga justru bisa dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan transaksi pembelian, mengingat adanya kesempatan emas dunia yang akan menempati posisi tertingginya pada tahun depan.

Apakah Fisik Emas JFXGOLD X Berada dalam Zona Bearish? Read More »

Uncategorized

Fisik Emas JFXGOLD X Terus Berjuang, Intip Harganya Sekarang!

Jakarta, MetalNews Digital – Pergerakan harga emas dunia kian menyita perhatian investor, kondisinya yang terus mengalami perubahan membuat seluruh mata terfokus pada perubahan setiap harinya. Misalnya saja pada hari ini, meskipun pada penutupan perdagangannya di hari Jumat harga fisik emas JFXGOLD X masih terbilang stabil, namun Senin (25/11/2024) harga fisik emas nya sudah kembali mengalami penurunan dengan menduduki posisi US$ 2.686,54 per troy ounce atau Rp. 1.375.459 per gram. Melansir dari CNBC Indonesia, terjadinya lonjakan harga emas dunia pada minggu lalu menjadi catatan kinerja mingguan terbaik dalam 20 bulan terakhir. Adanya kenaikan ini didorong oleh peningkatan permintaan akan aset lindung nilai (Aset Safe Haven) di tengah kondisi ketegangan geopolitik yang saat ini masih berlangsung.

Melansir dari Bloombergtecnoz.com secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame) emas sudah masuk ke zona bullish. Hal ini terlihat melalui Relative Strength Index (RSI) sebesar 50,29. RSI di atas 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bullish. Namun RSI emas tipis saja di atas 50 sehingga masih cenderung netral.

Rincian harga fisik emas JFXGOLD X 25 November 2024

  • 0,01 gram : Rp. 13.727
  • 0,05 gram : Rp.68.645
  • 1 gram : Rp. 1.372.901
  • 2 gram : Rp. 2.746.122
  • 3 gram : Rp. 4.119.663
  • 4 gram : Rp. 5.492.884
  • 5 gram : Rp. 6.866.106
  • 10 gram : Rp. 13. 730.613
  • 50 gram : Rp. 68.645.075
  • 100 gram : Rp. 137.274.150

Ketegangan geopolitik, risiko ekonomi dan dalam lingkungan suku bunga rendah membuat emas menjadi bersinar. Hal tersebut membuat emas menjadi banyak diminati sehingga harganya mudah untuk dijangkau. Melansir dari CNBC Indonesia, beberapa pembuat kebijakan seperti The Fed pada minggu ini menyatakan bahwa kekhawatiran kemajuan inflasi telah terhenti dan menganjurkan untuk berhati-hati, sementara yang lain menekankan perlunya pemotongan suku bunga yang berkelanjutan.

Fisik Emas JFXGOLD X Terus Berjuang, Intip Harganya Sekarang! Read More »

Uncategorized
Scroll to Top