Harga Emas Global Stabil di Tengah Ketegangan Timur Tengah, JFXGOLD X Menguat Tipis

Jakarta, MetalNews Digital – 19 Mei 2026 Harga emas global bergerak relatif stabil pada perdagangan Selasa, seiring pelaku pasar mengambil jeda setelah volatilitas tinggi dalam beberapa sesi terakhir. Fokus investor kini tertuju pada perkembangan konflik di Timur Tengah, setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menunda rencana serangan terhadap Iran untuk membuka ruang negosiasi.

Di pasar spot, emas tercatat melemah tipis 0,1% ke level US$4.560,39 per troy ounce pada awal sesi Asia, setelah sebelumnya menyentuh level terendah sejak akhir Maret. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Juni justru naik 0,1% ke US$4.563,50 per troy ounce, mencerminkan sikap wait and see investor terhadap arah pasar selanjutnya.

Analis global menilai pergerakan pasar saat ini mencerminkan fase konsolidasi. Mengutip dari Reuters.com Ilya Spivak dari Tastylive menyebut pasar tengah “menyerap dampak volatilitas sebelumnya” sambil menunggu katalis baru, terutama risalah rapat April dari Federal Reserve yang dijadwalkan rilis pekan ini. Risalah tersebut diharapkan memberi petunjuk lanjutan terkait arah kebijakan suku bunga di tengah tekanan inflasi yang masih tinggi.

Tekanan terhadap emas sebelumnya dipicu oleh lonjakan imbal hasil obligasi global akibat meningkatnya ekspektasi inflasi. Namun, penurunan harga minyak lebih dari 2% pada awal pekan membantu meredakan sebagian kekhawatiran tersebut. Meski dikenal sebagai lindung nilai inflasi, emas cenderung tertekan dalam lingkungan suku bunga tinggi karena tidak memberikan imbal hasil.

Dari sisi geopolitik, keputusan Donald Trump untuk menunda aksi militer terhadap Iran dinilai menurunkan tensi jangka pendek, meskipun risiko konflik belum sepenuhnya mereda. Melansir dari Reuters.com Iran dilaporkan telah mengajukan proposal perdamaian baru ke Washington, membuka peluang diplomasi yang dapat mempengaruhi sentimen pasar ke depan.

Sementara itu, dinamika kebijakan moneter AS juga menjadi sorotan. Kevin Warsh dijadwalkan dilantik sebagai Ketua The Fed pada Jumat mendatang, di tengah tantangan inflasi yang meningkat. Pergantian kepemimpinan ini dinilai dapat memengaruhi arah kebijakan suku bunga, terutama terkait ekspektasi pelonggaran yang sebelumnya didorong oleh Gedung Putih.

Di pasar domestik, harga emas fisik turut mencerminkan stabilitas global. Pada platform Bursa Emas Fisik JFXGOLD X, harga emas tercatat berada di level US$4.561,74 per troy ounce atau Rp2.628.650 per gram* pada perdagangan hari ini Selasa (19/5/2026). Harga tersebut menguat Rp11.000 per gram setelah sebelumnya mengalami tekanan selama sepekan terakhir.

Penguatan ini menunjukkan adanya respons positif terhadap stabilisasi harga global, meskipun pergerakan masih terbatas. Pelaku pasar domestik dinilai masih berhati-hati, dengan kecenderungan akumulasi secara selektif di tengah ketidakpastian global.

Secara keseluruhan, pasar emas saat ini berada dalam fase sensitif, dengan arah pergerakan yang sangat dipengaruhi oleh kombinasi faktor geopolitik, kebijakan moneter, serta dinamika inflasi global. Dalam jangka pendek, volatilitas diperkirakan masih akan berlanjut hingga terdapat kejelasan lebih lanjut dari kebijakan bank sentral AS dan perkembangan konflik di Timur Tengah.

Pemantauan harga dan transaksi emas di Platform Bursa Emas Fisik JFXGOLD X dapat diaskes pada aplikasi METALGO+.

Disclaimer :
Informasi harga dan analisis pasar yang disampaikan bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi. Kondisi pasar dapat berubah sewaktu-waktu. Lakukan analisis dan pertimbangan secara mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Simak informasi lainnya hanya di MetalNews.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top